top of page

Bahasa Hati



Namanya, Bu Sumiyati. Ia tinggal di sebuah rumah persis samping Jembatan Cinta, Jakarta Timur. (Saking terkenalnya Jembatan Cinta ini, anak Bu Sumiyati bahkan membuat warung kopi di depan rumahnya, Coffee Shop Jembatan Cinta.)


Usia Bu Sumiyati sekitar 70-an tahun. Mungkin karena sudah sepuh, sejak ia stroke, Bu Sumiyati jadi sering sakit-sakitan.


Ada hal yang unik dengan beliau. Setiap kali ada yang berkunjung, ia selalu menangis. Selalu menangis. Dan menangis.


Karena menangis bagi Ibu yang sangat ramah ini seperti sebuah bahasa hati, maka aku ingin sekali bicara dengan beliau lewat bahasa hati pula. Bahasa pelukan.


Terima kasih, Ibu, untuk waktu yang telah Ibu berikan, dan menyapaku dengan bahasa hatimu.


Jembatan Cinta di samping rumahmu, menjadi benar-benar terasa arti namanya, karena membuat orang bisa saling menyambung rasa.


Selamat Hari Jumat penuh berkah.

1 Komentar


Budi Hartoko
Budi Hartoko
30 Jun 2019

Bahasa hati, bahasa cinta... Terimakasih, kak...

Suka
bottom of page