Sharing Ke-7 #CINTACHICHA. Menciptakan Jangka Pemicu Emosi Positif Anak.


Sharing Ke-7 #CINTACHICHA. Menciptakan Jangka Pemicu Emosi Positif Anak.

INTRO

Kawan Chicha, Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Apa kabar hari ini? Semoga senantiasa sehat dan bahagia.

Kawan Chicha,

Di sharing ke-7 ini saya akan berbagi pengalaman saya mengaplikasikan apa yang saya pelajari, tentang bagaimana menjaga mood anak tetap positif, atau bahkan bila suatu ketika anak kita sedang bad mood, sedang gelisah, sedang kesel, kita bisa menetralisirnya dalam waktu sangat singkat.


Jadi topik kali ini adalah, "Menciptakan Jangkar Pemicu Emosi Positif Anak", yang insya Allah berguna sekali buat kita, juga buat anak kita menjaga mentalnya tetap di state of mind positif.


MENCIPTAKAN JANGKAR PEMICU EMOSI POSITIF ANAK


Kawan-kawan,

Apa yang kawan-kawan ingat, pada saat tiba-tiba saja mendengar lagu "Helly"?

Saya pernah baca comment di status saya: Semua langsung teringat masa kecilnya, lengkap dengan gambaran peristiwanya yang begitu detail. Ada yang terkenang saat nonton TV di rumah tetangga, karena saat itu TV masih sangat jarang. Ada yang terkenang momen selalu dibangunkan Ibu Tercinta untuk nonton acara saya di TVRI. Ada yang teringat kebiasaan rambut dikucir 2, seragam bersama teman-teman lainnya. Dan banyak kenangan detail peristiwa masa lalu lainnya. Uniknya, kenangan itu hadir dengan emosi persis sama dengan yang dirasakan saat masa lalu.


Nah, dalam kasus ini, lagu "Helly" menjadi jangkar pemicu emosi, yang berhasil menghadirkan gambaran mental emosi tertentu di masa lalu.


Contoh lain, saat denger lagu tertentu, tiba-tiba kita masuk ke momen pertama kali mendengar lagu itu di masa lalu. Apakah saat tunangan, apakah saat ketika melahirkan, atau momen-momen emosional lain yang kebetulan hadir bersamaan dengan lagu tersebut. Memori kita dipicu lagu tersebut untuk menghadirkan momen-momen tadi, lengkap dengan suasananya, baju yang kita pakai, siapa saja yang ada di situ, juga perasaan kita saat itu.

Dalam kasus ini, lagi-lagi lagu jadi jangkar pemicu.


Kenapa kok bisa begitu?

Alasannya sebagai berikut. Emosi manusia, pada saat berada di puncak paling optimum, dia akan tertanam pada sesuatu yang secara bersamaan hadir di puncak momen itu. Momen positif ataupun momen negatif.


Nah, lagu tadi, hadir di momen emosi kebahagiaan yang sedang memuncak. Maka kapan pun lagu tersebut terdengar, maka emosi kebahagiaan itu muncul. Hal ini bisa menjelaskan peristiwa fobia lho. Misal fobia bulu ayam. Seseorang yang saat kecil pernah dikejar-kejar ayam, lalu terjatuh, dan saat ia jatuh serta sedang berada di puncak ketakutannya, ia melihat bulu ayam, maka kapan pun ia melihat bulu ayam, ketakutannya muncul. Bahkan ketika cuma sekedar melihat gambarnya aja.


Sekali lagi, lagu dan bulu ayam berfungsi menjadi jangkar pemicu.

Nah, dengan memahami mekanisme terjadinya jangkar pemicu seperti ini, kita bisa merekayasanya untuk tujuan baik tertentu. Kita bisa membuat jangkar pemicu tertentu, untuk memunculkan emosi positif anak, yang bisa digunakan ketika diperlukan.


Caranya gimana? Caranya, hadirkan momen bahagia anak secara optimum, lalu buat jangkar pemicu di saat itu. Maka ketika jangkar pemicu diaktifkan, kebahagiaan momen itu muncul serta merta.

Apa saja jenis jangkar pemicunya? Jenis jangkar pemicu bisa berupa:

  1. Suara, lagu, atau kata-kata spesial

  2. Gerakan (kinestetik), seperti usapan tangan, jentikan ibu jari dan jari tengah, atau kepalan tangan. Bisa juga ketukan di dengkul, atau di mana pun yang terasa unik

  3. Bisa bentuk (warna, gambar, dsb)

CARA MEMBUAT JANGKAR PEMICU POSITIF:

  1. Siapkan/ pikirkan jenis jangkar pemicunya apa. Misal, "kepalan tangan di dada" atau "belaian di ubun-ubun anak"

  2. Saat anak ngantuk atau tidur di 30 menit pertama, bisikkan di kupingnya pelan: "Nak, kamu orang yang sangat TENANG. Kamu orang yang sangat BAHAGIA. Selalu TENANG. Selalu BAHAGIA. Semakin TENANG dan semakin BAHAGIA. (Lalu belai ubun-ubunnya atau kepalkan tangan di dadanya) Dan kapanpun "Mama membelai ubun-ubun kamu" (atau "Dan setiap kali kamu kepalkan tangan kamu di dada kamu), maka rasa TENANG dan BAHAGIA ini muncul semakin besar, semakin besar dan jauh lebih besar lagi. Semakin TENANG, semakin BAHAGIA, dan jauh lebih TENANG dan BAHAGIA lagi. Ucapkan 3x, dengan melakukan penanaman jangkar pemicu 3x juga.

  3. Penanaman Jangkar Pemicu Emosi TENANG dan BAHAGIA pun selesai. Contoh lain, Kawan-kawan bisa melakukannya juga di momen tertentu. Misal, pada saat anak kita sedang di puncak bahagia karena mendapat JUARA tertentu, peluk ia, lalu bikin JANGKAR PEMICU (misal dengan mengetuk bahunya 3 ketukan. Lakukan 3x agar jangkar pemicu benar-benar tertanam). Maka kapan pun dan di mana pun kita ketuk bahunya 3x, perasaan bahagia itu akan muncul serta merta.

Nah, gampang kan ternyata bikin Jangkar Pemicu Emosi Positif itu?


Silakan coba lakukan. Bikin, dan ambil manfaat baiknya. Saat kapanpun anak kita sedang sedih, sedang kesel, sedang bad mood, aktifkan jangkar pemicu tenang dan bahagianya, maka dalam waktu seketika, emosi anak berubah menjadi positif.

***


PENUTUP

Demikian kawan-kawan. Semoga sharing ini bermanfaat untuk keseharian kita.

Matur suwun. Wabillahi taufik walhidayah, wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


CHICHA KOESWOYO


*Tulisan ini dapat dibaca juga di Facebook page Chicha Koeswoyo

Link: https://www.facebook.com/chichakoeswoyo2017/posts/2232986627023485

0 tampilan

Chicha Koeswoyo 

Caleg DPR RI PDI Perjuangan

Dapil Jakarta Timur Nomor Urut 4

Dulu Penyanyi Anak, Kini Peduli Anak

Email: una@chichakoeswoyo.com

Jl. Pusdiklat Depnaker No. RT 014/06 Makassar, Kota Jakarta Timur Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Warung Chicha

© 2018  Chicha Koeswoyo Personal Website By Kawan Chicha

  • Instagram - White Circle
  • Facebook - White Circle
  • Twitter - White Circle
  • YouTube - White Circle
  • Google+ - White Circle
  • Pinterest - White Circle