Sharing Ke-8 #CINTACHICHA. Mengenali 20 Momen Sugestif Anak.


Sharing Ke-8 #CINTACHICHA. Mengenali 20 Momen Sugestif Anak.

INTRO


Kawan Chicha, Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Seneng sekali hari ini kita ketemu lagi, walau dalam format live texting.

Di sharing ke-8 ini saya akan membahas sebuah fenomena yang biasa terjadi pada kita dan anak kita. Fenomena di mana diri kita begitu sangat sugestif. Di saat sugestif, ketika sebuah data terinstal, maka tubuh dan pikiran kita, termasuk anak kita, siap menjalankannya. Kali ini saya beri tema: "MENGENALI 20 MOMEN SUGESTIF ANAK".

***

MENGENALI 20 MOMEN SUGESTIF ANAK


Kawan-kawan,

Tahukah, bahwa manusia, termasuk anak kita, menurut para ahli dalam kesehariannya kerap berada dalam kondisi hipnosis, yaitu kondisi yang sangat sugestif?


Hipnosis bukan sesuatu yang asing, tapi adalah bagian dari hidup kita. Setiap waktu setiap saat kita senantiasa akrab dalam "trance" hipnosis.


Hipnosis adalah keadaan di mana manusia sangat sugestif, supercerdas, dan mampu merealisasikan ide atau data apapun yang diterimanya. Ide atau data apapun, baik positif maupun "negatif", sepanjang tidak bertentangan dengan bilief system dan keselamatan dirinya.


Dengan demikian, ketika berada dalam kondisi hipnosis, pastikan, hanya sugesti positif yang masuk.


Hasil dari diskusi saya dengan team hipnoterapis juga psikoterapis, saya coba mengidentifikasi 20 momen sugestif anak, di mana gerbang pikiran bawah sadarnya terbuka lebar secara alamiah. Saat gerbang bawah sadar terbuka, maka data apapun bisa menjadi sebuah realitas.


Di momen ini, orang tua bisa menanamkan jangkar emosi positif bagi anak, sekaligus mewaspadai, agar jangan sampai malah tertanam emosi negatif yang tak memberdayakan. Semoga bermanfaat untuk kawan-kawan semua ya:

  1. Saat ngantuk. Di momen ini, gelombang otak anak turun dari beta (kondisi sadar) ke alpha (kondisi rileks). Anak berada dalam kondisi sangat malas untuk melakukan hal lain kecuali tidur. Ini adalah kondisi hypnosis, di mana anak sangat sugestif. Ucapkanlah sugesti positif dengan lembut dan penuh cinta, setengah berbisik, di dekat kuping anak kita. Lakukan minimal 3 kali. Akhiri dengan konfirmasi ke anak. Dan bila anak mengacuhkan, atau menjawabnya dengan malas-malasan, biarkan, itu tanda sugesti kita masuk. Contoh sugesti: “Abi, sayang, mulai sekarang dan seterusnya, Abi begitu semangat belajar. Setiap hari, setiap waktu, semangat belajar Abi makin besar dan makin hebat. Abi mendengarkan Bunda, karena Bunda sayang sekali sama Abi. Ya sayang?”

  2. 30 menit pertama saat tidur. Tidur lelap, yang notabene anak tidak bisa disugesti, biasanya terjadi setelah 30 menit ke sana. Berarti, di momen 30 menit sebelumnya, anak berada dalam kondisi alpha (rileks ringan) hingga theta (rileks dalam), dan ini adalah kondisi yang sangat sugestif. Silahkan masukkan sugesti positif Kawan-kawan, dan jangan lupa lakukan konfirmasi ke anak, seperti di contoh pertama.

  3. Saat bermimpi. Mimpi merupakan momen sugestif, di mana anak berada dalam kondisi theta. Tanda ketika anak bermimpi ada pada kelopak matanya yang bergerak seakan bola matanya berputar. Di ranah psikologi, ini disebut REM (rapid eye movement).

  4. Saat mengigau. Ketika tidur, sering kali anak menghadirkan fenomena mengigau. Anak berada pada gelombang theta yang sangat sugestif. Peluk ia, belai, dan ucapkan cinta kasih sebelum memberinya kata-kata sugestif. Ulangi dan lakukan konfirmasi dengan sangat lembut.

  5. 30 menit sebelum bangun. Tubuh manusia begitu cerdas. Sebelum bangun, fisik dan mentalnya mengadakan persiapan terlebih dahulu secara bertahap hingga benar-benar terjaga. Dari gelombang delta (tidur), 30 menit lamanya kesadaran bergeser ke gelombang theta dan alpha, untuk kemudian manusia masuk ke kesadaran beta. Di momen selama 30 menit inilah orang tua bisa menyisipkan sugesti positif dengan berbisik lembut penuh belaian.

  6. Saat fokus membaca buku. Di momen ini, kesadaran anak biasanya berada di gelombang alpha. Uji dengan lembut memanggilnya. Bila ia malas bahkan tidak menjawab, atau menjawabnya dengan tanpa menoleh, itu tanda anak begitu fokus. Berikan sugesti positif tanpa perlu kita menyentuhnya, agar pikiran sadarnya tetap fokus ke buku. Pastikan saat kita bicara, anak semakin fokus membaca.Contoh sugesti (daya ingat): “Nak, terus fokus membaca ya, sambil dengarkan sugesti Bunda. Mulai sekarang dan seterusnya, kamu adalah anak yang cerdas. Kamu bisa mengingat apa pun yang ingin kamu ingat. Karena daya ingat kamu semakin hari semakin kuat. Betul kan, Nak?”

  7. Saat main game. Keasyikan main game, membuat anak sangat fokus, sehingga gerbang pikiran bawah sadarnya terbuka lebar. Coba panggil lembut untuk memastikan bahwa pikiran sadarnya tak menghiraukan kita. Setelah yakin, ucapkan sugesti positif tanpa perlu kita menyentuhnya. Ulangi beberapa kali.

  8. Saat nonton. Kasusnya sama dengan saat main game. Pikiran anak hanya terfokus pada satu objek, sehingga gerbang bawah sadarnya terbuka lebar. Biarkan anak semakin fokus, dan masukkan sugesti positif ke pikiran bawah sadarnya.

  9. Saat asik menggambar/melukis/menulis panjang. Di momen seperti ini, perkuat konsentrasi dan kenyamanannya, sebelum memasukkan sugesti. Misalnya: “Naya, sayang. Semakin kamu asik menggambar, semakin nyaman kamu, jauh lebih nyaman dan nyaman lagi.” Lalu masukkan sugesti positif kita.

  10. Saat melamun. Ketika bengong dan melamun, critical factor (yang selalu mempertanyakan data yang masuk) seseorang terbuka. Dan saat itulah, orang tua bisa mengintervensi kesadaran anak dengan memasukkan sugesti positif. Pastikan tanpa menyentuhnya agar critical factor-nya tetap istirahat.

  11. Saat mengingat sesuatu. Proses mengingat adalah momen ketika seseorang memasuki trance ringan. Bahkan dalam hypnosis formal, mengingat bisa menjadi teknik untuk memasukkan orang ke kondisi trance. Ketika anak sedang mengingat sesuatu, kita bisa memasukkan sugesti positif dengan lembut. Misalnya: “Nak, semakin kamu mengingat, semakin kamu memutuskan diri, untuk mulai sekarang dan seterusnya, kamu rajin sekolah.”

  12. Saat bingung. Bingung juga adalah kondisi trance. Bingung alami terjadi, dan pada kondisi ini, gerbang bawah sadarnya terbuka. Saat gerbang bawah sadar terbuka, maka sugesti apapun bisa masuk. Termasuk sugesti positif kita pada buah hati tercinta kita.

  13. Banjir informasi. Kondisi ini mirip dengan bingung. Saat otak manusia sedang terjejali informasi yang banyak dalam satu waktu, maka critical factor-nya memilih istirahat. Dan saat inilah, sugesti bisa menerabas ke pikiran bawah sadar manusia.

  14. Saat terkejut. Momen ini biasa dieksplorasi dalam hypnosis formal, dengan metode shocking induction. Menciptakan keterkejutan. Area sugestifnya hanya memiliki durasi sekian detik. Oleh karenanya, orang tua harus pintar memanfaatkannya. Bisa jadi sugesti hanya berbentuk 2 atau 3 kata. Misalnya, “Kamu anak pintar!”

  15. Saat terpana/kagum. Ketika anak terpana atau kagum, baik pada mainan baru atau pada seseorang, maka selain fokus, emosinya pun memuncak. Saat itulah ia berada dalam kondisi sangat sugestif.

  16. Saat menangis. Sel-sel air mata mampu merangsang sugestivitas manusia. Tak heran bila dalam ritual tertentu, sering digunakan asap-asapan yang memedihkan mata, sehingga terjadilah trance. Dalam kondisi menangis, trance tak cuma disebabkan oleh sel air mata, tapi juga emosi yang fokus dan memuncak. Maka, inilah saat yang tepat bagi orang tua untuk memberi sugesti positif pada anaknya.

  17. Saat marah. Ini juga sama halnya dengan kondisi saat anak menangis. Emosi anak muncul. Dan saat seperti ini, sugestivitasnya tinggi. Ikuti alur marahnya, jangan dibantah, lalu masukkan sugesti positif dengan lembut.

  18. Saat sedih. Sedih adalah kondisi ketika anak fokus pada masalahnya. Mungkin dibarengi dengan air mata. Dalam kondisi ini, critical factor-nya lengah, dan sugesti positif bisa menerabas bebas menyentuh pikiran bawah sadarnya.

  19. Saat takut. Takut adalah kondisi emosional. Saat anak takut, critical factor-nya sangat menginginkan untuk rileks. Karena itu, rilekskanlah anak, peluk, buatlah aman dan nyaman, lalu masukkan sugesti-sugesti positif yang sehat.

  20. Saat berdoa. Berdoa, adalah peristiwa khusyu di mana gelombang otak turun memasuki kondisi alpha atau theta. Berdoa adalah momen sugestif. Namun perlu hati-hati dalam memperlakukan saat berdoa sebagai momen sugestif. Jangan sampai, terkesan Anda mengganggu ritual doa anak.

JURUS JITU MEMANFAATKAN MOMEN SUGESTIF


Setelah kita mengetahui 20 momen sugestif anak, tentu kita harus tahu apa yang mesti dilakukan. Untuk memanfaatkannya, kita tak perlu alat atau persiapan khusus. Kita cukup berbekal sentuhan, rasa cinta yang dalam, dan bahasa yang lembut.


Sentuhan atau belaian lembut bisa dijadikan permulaan dari sugesti. Tentu sentuhan harus dilakukan sangat hati-hati, agar critical factor anak tidak terganggu. Di momen ketika anak sedang melamun, sebaiknya sentuhan dihindari saja.


Setelah itu, dekatkan suara kita di kuping anak. Atau pastikan suara kita mampu menjangkaunya. Kita punya dua pilihan cara untuk mengucapkan sugesti kita. Pertama, sampaikan sugesti dengan nada datar. Monoton. Atau, kedua, sampaikan dengan intonasi penekanan di beberapa kata sugesti.


Ucapkan sugesti dengan mengeksplorasi kata klimaks, repetitif (penuh dengan pengulangan), simple, dan sebaiknya hanya berisi 1 pesan atau tujuan. Ulangi sugesti hingga minimal 3 kali agar lebih kuat. Lalu lakukan konfirmasi pada anak. Konfirmasi bisa dalam bentuk kalimat retorik, seperti: “Betulkan sayang?”, “Oke anak baik?”, “Iya, kan?”, dan sejenisnya.


Satu hal yang penting adalah, sugesti akan lebih baik bila Anda mulai dan akhiri dengan ungkapan kata cinta dan sayang pada buah hati Anda. Bahwa buah hati Anda adalah seseorang yang teramat spesial bagi Anda.

***

PENUTUP

Demikian kawan-kawan, 20 Momen Sugestif dan cara memanfaatkannya untuk tujuan baik. Tentu kita harus bijak memperlakukannya.


Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

CHICHA KOESWOYO


#Chichaisb4ck #DuluPenyanyiAnak #KiniPeduliAnak #CHIldrenCHAracter


*Tulisan ini dapat dibaca juga di Facebook page Chicha Koeswoyo

Link: https://www.facebook.com/chichakoeswoyo2017/posts/2237609626561185

0 tampilan

Chicha Koeswoyo 

Caleg DPR RI PDI Perjuangan

Dapil Jakarta Timur Nomor Urut 4

Dulu Penyanyi Anak, Kini Peduli Anak

Email: una@chichakoeswoyo.com

Jl. Pusdiklat Depnaker No. RT 014/06 Makassar, Kota Jakarta Timur Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Warung Chicha

© 2018  Chicha Koeswoyo Personal Website By Kawan Chicha

  • Instagram - White Circle
  • Facebook - White Circle
  • Twitter - White Circle
  • YouTube - White Circle
  • Google+ - White Circle
  • Pinterest - White Circle